Muram, langit malam ini
Berjatuhan ribuan kenangan
Malam seketika bisu
Bertaburan aroma tubuhmu
Bertaburan aroma tubuhmu
Jendela berembun, kamu ada
Tak berkedip, mata berbisik
Isyaratkan rindu yang dalam kepadamu
Aku tenggelam bersama hujan
'Kan berlabuh di tepi ruang tak berujung
Isyaratkan rindu yang dalam kepadamu
Aku tenggelam bersama hujan
'Kan berlabuh di tepi ruang tak berujung
Jendela berembun, kamu ada
Tak berkedip, mata berbisik
Isyaratkan rindu yang dalam kepadamu
Aku tenggelam bersama hujan
'Kan berlabuh di tepi ruang tak berujung
Isyaratkan rindu yang dalam kepadamu
Aku tenggelam bersama hujan
'Kan berlabuh di tepi ruang tak berujung
Hujan membawa pesan yang dalam
Jangan cepat-cepat reda
Jangan cepat-cepat reda
Tak berkedip (tak berkedip), mata berbisik (mata berbisik)
Isyaratkan rindu yang dalam kepadamu
Aku tenggelam (aku tenggelam) bersama hujan (bersama hujan)
'Kan berlabuh di tepi ruang tak berujung.
Isyaratkan rindu yang dalam kepadamu
Aku tenggelam (aku tenggelam) bersama hujan (bersama hujan)
'Kan berlabuh di tepi ruang tak berujung.
-------
Menikmati lirik hujan di balik jendela di pagi hari ini, mengisyaratkan pesan sepoi rindu yang tersungkur tadi malam. Diantara secangkir teh hangat yang menjadi teman setia pelipur lara, ku pasti berlabuh disana pasti.
Pojok Dormitory, sabtu sendu diirinai rintik rindu.
Dijendela berembun ini kamu ada.

Comments
Post a Comment