Dulu diera Nabi,
Suasana masyarakatnya penuh dengan keburukan, kriminilatas, norma-norma ketidak baikan, jahiliyah segala bentuk yang tidak mengenal kebaikan hanya kepada keburukkan. Allah menurunkan warisan terbesar adalah Al Qur'an bukan mukjizat tongkat nabi musa, singgasana sulaiman, dan nabi2 yang lain yang memiliki mukjizat.
Merubah masyarakat jahiliyah menjadi kuntum khoira ummah, kalian adalah umat terbaik yang terbaik yang pernah dilahirkan dan berkehidupan dibumi, Ternyata, Al Qur'an bukan hanya untuk kalangan Nabi, tetapi semua generasi dari awal sampai akhir kehidupan, dari awal sampai hancurnya kehidupan, Allah menginginkan keadaan yang baik dan dipelajari sebagai pnaduan hidup.
2:185, Al Qur'an diturunkan diwaktu mulia yaitu Ramadhan, kepada nabi yang mulia Nabi Muhammad SAW, dengan mengikuti kurikulum kehidupan melalui Al Qur'an, melalui petunjuk yang diberikan Allah, yang Ar Rahman, Ar Rahim. Allah mengajarkan kepada kita, cara bertutur, bertingkah laku, berfikir dan semua yang membawa kebaikan, bagaimana menjalani kehidupan ini agar baik dan menjadi terbaik?
Huddan, semua firman Allah dari Al Fatihah sampai An Naas adalah kurikulum kehidupan, yang seharunya kita jadikan dan kita gali sebagai sumber petunjuk kehidupan. Keluarkan semua petunjuk dari Al Qur'an, dari semua peran kita, sebagai anak, sebagai bapak, sebagai Ayah, apakah profesi sebagai pedagang, pebisnis, ulama, militer dst, semua keluarkan petunjuknya, gali, perdalam dari Al Qur'an, detailnya ada di dalam hadits, caranya ada contoh dalam sahabat-sahabat Rasulullah dan para ulama terdahulu. Dahsyatnya semua memiliki sanad, orisinilitasnya dapat di cek, semua dapat terlacak. semua diberinkan untuk dijadikan petunjuk oleh generasi emas yang diwariskan, problemnya adalah apakah ada dalam diri kita keyakinan akan Al Qur'an?. Seperti yang dijanjikan Allah, sesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janjinya.
Disarikan dari Youtube UAH - Cara menyususn kurikulum hidup berdasar Al-Qur'an.

Comments
Post a Comment