Apakah kita sudah termasuk orang yang sukses?
Sudah bisa dipastikan jawabannya akan berbeda-beda, beda kepala beda jawaban, beda latar belakang beda jawaban, ada yang sudah merasa sukses, ada yang masih bingung apakah sudah sukses atau belum, ada yang masih tertatih-tatih mendefinisikan sukses. Lantas apa sukses itu?
Kita sering mendengar atau mungkin menjadi pengalaman pribadi, cerita-cerita bukan dari negeri dongeng atau khayalan, cerita semodel dari office boy (OB) menjadi CEO sebuah bank ternama, dari jual makanan di emperan toko sampai mampu membangun industri makanan berkelas, dari modal dengkul sampai punya modal milyaran, dari berhutang milyaran sampai bisa membalikkan keadaaan menjadi untung trilyunan. Tapi, apakah itu dinilai sebagai sebuah kesuksesan?
Secara penilaian orang bahwa sukses adalah memiliki segalanya, melebihi kondisi orang pada umumnya, orang lain naik sepeda dia sudah naik pesawat bahkan punya pesawat, orang lain baru punya sebuah gerobak dia sudah memiliki pabriknya, dan seterusnya. Apakah sudah sukses orang-orang itu?
Jika pencapaian kita hanya sebatas dunia dan seisinya saja, itu belum tergolong sukses menurut banyak buku dan motivator yang menginspirasi. Sukses yang sebenarnya adalah sukses dunia yang menghantarkan pada kesuksesan akhirat kita. Dengan kata lain suksesnya anda didunia pada saat yang bersamaan membawa kesukesan nanti di akhirat.
Kehidupan lebih baik. Dengan izin Allah jika kehidupan kita menjadi lebih baik maka kita akan dimampukan untuk memiliki 4-Ta, yaitu Harta, Tahta, Kata, dan Cinta, dengan saling beriringan akan menjadikan kehidupan bukan hanya untuk dunia saja tapi akan menjadi proyeksi di akhirat. Dengan 4-Ta yang dimiliki akan menjadi jalan manfaat untuk orang lain. Dengan Hartanya semakin gemar bersedekah, dengan Tahtanya memberikan kebijakan yang menguntungkan orang banyak, dengan Kata nya dia mampu untuk memberikan inspirasi, menyumbangkan pemikirannya, memberikan ide terbaik, memotivasi orang lain untuk sukses dan selalu berprasangka baik kepada Allah, dengan Cinta nya memberikan perhatian kepada fakir miskin, orang-orang yang belum mampu.
Sukses Dunia Akhirat adalah sebuah perjalanan panjang dan berproses, dengan banyak sekat-sekat atau ranjau kehidupan yang siap menjebak, memang bukan perkara mudah, apalagi ada godaan yang selalu datang dan senantiasa menghantui, baik dari dalam maupun luar diri kita. Jadi, menjadi baik saja tidak cukup kalau bisa terbaik, terbaik saja tidak cukup jika bisa mejadi jauh lebih baik lagi dari terbaik.
Semangat Sukses Dunia Akhirat, Semoga menjadi jalan kebaikan untuk semua.

Comments
Post a Comment