Skip to main content

Think, gimana waktu dibagi?

Time is Money, right! or Time like a saber sword!

Antara ruang dan waktu begitulah selalu kita berada dalam kondisi tersebut. Bukan begitu think? Membagi waktu adalah perkara yang terkadang gampang-gampang susah, bukan susah-susah gampang, kita pilih gampang-gampah susah aja ya think. Waktu itu memang seperti kilatan pedang, jika kita tidak siap maka kilatan itu akan menyambar kita seketika, seperti kerlipan mata. Mau melakukan sesuatu didepan laptop atau komputer untuk perkara yang harus dikerjakan, terkadang tersela bukan hanya sedikit waktu tapi banyak waktu yang tersedot, contohnya sebentar saja buka youtube, atau buka HP liat instagram atau sekedar liat-liat story orang-orang, dan akhirnya kamu tau kan think, waktunya habis hanya untuk sesuatu yang kurang berfaedah atau alih-alih mau sedikit refresh untuk mengerjakan tugas atau meneliti sesuatu namun pada akhirnya lebih banyak prosi yang lain, perkara hiburan unfaedah.

Terganggu atau distrak oleh aktifitas-aktifitas yang lain yang jauh lebih kita sukai, itu juga menjadi hambatan tersendiri yang harus diatasi, contohnya suka atau hobi memasak sesuatu, dari mulai membeli bumbunya, mengolahnya, melakukan aktifitas persiapan masak sampai jadi masakkan untuk dimakan ternyata butuh waktu yang tidak sedikit. Tau gak think? yang katanya mie instant saja harus di masak terlebih dahulu atau mie isntan yang harus diberi air panas dan diungkep agar mienya masak dan mengembang...itu instant kan tetapi butuh waktu. Bahkan, mie goreng instant saja perlu direbus dulu bukan digoreng, bener gak think?

Nah, Waktu memang perlu diatur atau dimenej agar dapat selalu bersahabat, mengatur waktu makan, atau mengatur pola wakan itu butuh waktu, mengatur pola tidur itu butuh waktu yang tidak sedikit, mengatur waktu serius belajar diluar waktu kuliah itu juga perli diatur dan dikondisikan, waktu ibadah yang perlu fokus dan perlu latihan serta keseriusan.

Bismillah ya think, walau sekarang mensupport bisnis teman, InsyaAllah diusahakan untuk tetap fokus tugas yang utama yaitu menuntut ilmu sampai tuntas tas tas. Aamiin.

Comments

Popular posts from this blog

Rubahlah diri dalam senyap

Duhai diri, sadarilah bahwa perjalanan hidup didunia ini, keberadaan kita didunia ini adalah penuh dengan ujian dan cobaan. Diperlukan kesabaran yang tak bertepi, dibutuhkan ketahanan dalam menerima dan menyadari bahwa Allah adalah tempat meminta dan memohon pertolongan. 1. Allah tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan kita (2:286) 2. Allah tidak pernah merubah nasib suatu kaum, sampai kaum itu merubah dirinya sendiri (13:11) 3. La Tahzan, innallaha ma ana (9:40) Pasti ada hikmah dibalik setiap kejadian, skenario itu akan indah pada waktunya. Setiap Niat pasti akan dipertemukan dengan hasilnya, akan dipertemukan dengan ketentuan Allah. Wilayah kita sebagai hamba adalah berusaha dengan sebaik-baiknya, berusaha sungguh-sungguh, sehingga mintalah yang terbaik dari Allah. Dia lah sebaik-baiknya pelindung, sebagus-bagusnya pengatur kehidupan.  Yakin dan percaya ketetapan Allah adalah yang terbaik. Jangan salahkan orang lain, lihatlah kedalam diri adakah kemaksiatan, salah nia...

Beberes, pindahan gercep!

Selesai juga karantina 0+7 (3+4), Apa maksudnya angka 0, itu adalah awal ketikaa mendarat di negeri formosa, setelah itu menjalani masa karantina di hotel (nasib belum punya apartemen/kos diluar kampus), harus menjalani masa karantina selama 7 hari, karantina 3 hari wajib tidak keluar, setelah itu 4 hari melakukan self-health management (boleh keluar dan berinteraksi) masih menjaga protokol kesehatan, sebelum keluar telah melakukan swab mandiri dan hasilnya negatif. Selesai karantina selama total 8 hari di hotel galaxy, langsung paginya keluar hotel disambut dengan gerimis yang mulai menderas sederas-derasnya, Alhamdulillah diHP sudah ada aplikasi Uber, akhirnya mulai menuju kampus jam 09 pagi dan samapi di dorm. Kalau tidak salah inget biayanya 117NTD. Setelah ditinggal selama kurleb 1 bulan, tidak banyak perubahan pada kamar yang berada di lantai 3 itu, kecuali rekan-rekan sekamar yang sudah pindah ke luar kampus dan ada yang pindah ke asrama lainnya. Setelah melakukan pengumpulan ma...

Alhamdulillah ala kulli hal, Alhamdulillah lagi

 Alhamdulillah anyway, Terkadang kita memang harus menerima kenyataan bahwa kita akan selalu digoda oleh setan untuk berbuat buruk, bahakan ketika berbuat baikpun setan selalu membisikkan kata-kata, agar niat kita tidak lagi lurus, bahkan sangat halus sekali, sehingga kita merasa sudah menjadi sangat baik sekali atau merasa paling baik sedunia, Astaghfirullah hal adzhim. Perasaan ketika berada dalam posisi rendah karena melakukan perbuatan yang buruk, membuat kita terkadang merasakan bahwa seperti memakan cabe, atau seperti jatuh dilubang yang sama berkali-kali, akan tetapi pada diposisi tersebutlah kita belajar bagai mana mengendalikan perasaan agar tidak terpuruk dan tetap berjuang untuk selalu menjadi pemenang melawan hawa nafsu kita sendiri, melawan ego kita sendiri, melawan zona nyaman yang terkadang melenakan. Begitu banyak godaan yang datang ketika kita sedang sendirian atau sedang bersama-sama tetapi serasa sepi terasing dipojok. Begitulah kehidupan kita, harus selalu siap ...